Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Halo Sobat Cis !
Pada kesempatan kali ini kita akan menganalisa sebuah film. Film apakah itu ? Yuk langsung simak ! :D
The Accountant adalah film Amerika Serikat produksi tahun 2016 bergenre thriller aksi yang disutradarai oleh Gavin O'Connor, berdasarkan skenario karya Bill Dubuque. Film ini dibintangi oleh Ben Affleck, Anna Kendrick, J. K. Simmons, Jon Bernthal, Jeffrey Tambor dan John Lithgow. The Accountant ditayangkan kali pertama di Los Angeles 10 Oktober 2016, kemudian dirilis untuk publik Amerika pada 14 Oktober 2016 oleh Warner Bros. Pictures.
The Accountant bercerita tentang seorang pria bernama Christian Wolff (Ben Affleck) yang berprofesi sebagai seorang akuntan. Christian Wolff merupakan seorang sarjana akuntan dan banyak menghabiskan waktu dengan nomor disbanding orang lain. Di samping bekerja sebagai seorang akuntan publik di sebuah kantor kecil, Christian Wolff juga bekerja sebagai akuntan lepas untuk beberapa organisasi kriminal dunia yang sangat berbahaya.
Suatu ketika, Kepala Divisi Kejahatan Bagian Departemen Keuangan, Ray King (J. K Simmons) mulai menyelidiki Christian. Christian lalu mengambil tindakan dengan segera memilih seorang klien sah dari sebuah perusahaan robotic milik negara di mana ditemukan akuntan yang terlihat dengan jumlah jutaan dolar. Dengan desakan waktu menuju pada kebenaran, membuat sisi gelap Christian juga akan membahayakan kliennya tersebut.
Langsung saja, berikut analisa Film The Accountant menurut penulis.
1. Apakah menurut anda Christian Wolff (Ben Affleck) telah bertindak etis dalam melakukan pekerjaannya sebagai akuntan?
Jawab:
Akuntan Christian Wolff (Ben Affleck) bisa dikategorikan etis dan tidak etis berdasarkan beberapa sudut pandang. Berikut penjelasannya.
Etis.
Hal ini jika dilihat dari beberapa hal yaitu :
a. Akuntan Christian Wolff saat melakukan wawancara dengan pihak Living Robotics.
Akuntan Christian Wolff tidak terpengaruh dengan Ed Chilton (CFO Living Robotics) yang berkata bahwa “jika kau melihat catatan ini, kau akan lari. Kami memiliki sistem akuntansi yang rumit, jadwal depresiasi atas ratusan barang yang berbeda, karyawan penuh dan kontrak, bahkan ini rahasia departemen pertahanan. Itu angka yang sangat banyak.”. Ed Chilton menakut-nakuti Akuntan Christian Wolff dengan menunjukkan betapa sulitnya proses audit yang akan dilakukan nantinya, tetapi Akuntan Christian Wolff tidak terpengaruh dengan kata-kata tersebut dan tetap akan melakukan audit bahkan meminta data yang lebih banyak, yakni dari data 10 tahun berubah menjadi data selama 15 tahun.
b. Akuntan Christian Wolff saat mengaudit.
Dia sangat independen dan benar-benar melaporkan hasil sesuai dengan temuannya. Akuntan Christian Wolff mengaudit laporan keuangan Living Robotics dengan sangat baik dan teliti.
c. Akuntan Christian Wolff saat ingin menyelesaikan pekerjaannya.
Pada saat proses audit berlangsung, pihak Living Robotics menghentikan proses audit secara sepihak sementara proses audit belum sepenuhnya selesai dilakukan oleh Akuntan Christian Wolff. Pihak Living Robotics tiba-tiba menghapus semua hasil kalkulasi Akuntan Christian Wolff di dinding dan menbereskan berkas-berkas yang tengah di audit. Sebagai seorang akuntan yang baik, Christian Wolff meminta kepada Lamar Blackburn (Pemilik Living Robotics) untuk tetap menyelesaikan proses audit walaupun hasilnya tetap dihentikan.
d. Akuntan Christian Wolff yang tidak membawa urusan pribadi dalam pekerjaannya.
Walaupun Akuntan Christian Wolff telah jatuh cinta pada Dana Cummings (Akuntan Yunior), proses sudit tetap ia laksanakan dengan baik dan independen.
e. Akuntan Christian Wolff menjaga kerahasiaan kliennya.
Kasus yang ditemukan oleh Akuntan Christian Wolff tidak membuat Christian Wolff semena-mena menyebarkan rahasia Living Robotics. Akuntan Christian Wolff tetap menjaga rahasia kliennya demi menjaga kode etik akuntan eksternal.
Dapat disimpulkan bahwa Christian Wolff telah menjalankan kode etik akuntan eksternal yakni Tanggung Jawab Profesi, Kepentingan Publik, Objektivitas, Integritas, Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional dan Kerahasiaan.
Tidak Etis.
Hal ini jika dilihat dari beberapa hal antara laian :
a. Akuntan Christian Wolff menyembunyikan identitasnya.
Sebagai seorang akuntan, Christian Wolff menyembunyikan identitasnya dengan berbagai nama samaran yaitu Carl Friedrich Gauss dan Lewis Carroll. Hal ini tidak etis karena seharusnya seorang akuntan tidak menyembunyikan identitasnya.
b. Audit Planning yang tidak dilakukan dengan maksimal.
Dalam cuplikan film tersebut akuntan Christian Wolff sudah mengaudit laporan keuangan selama 15 tahun dengan sangat baik, tetapi dalam cuplikan tersebut tidak dipaparkan audit planning yang dibuat oleh akuntan Christian Wolff.
c. Dokumentasi yang mendukung hasil audit tersebut tidak lengkap.
Audit tersebut telah dilakukan dengan benar, tetapi dokumen yang mendukung hasil audit tersebut tidak lengkap. Akuntan Christian Wolff sudah melakukan audit laporan keuangan selama 15 tahun dengan baik dan sudah menemukan kesalahan-kesalahan apa saja yang mencurigakan. Dalam cuplikas film tersebut akuntan Christian Wolff melakukan perhitungan di dinding kaca dan papan tulis yang kemudian dihapus oleh petugas kebersihan Living Robotics sebelum kalkulasi tersebut didokumentasikan. Dari hasil audit yang tidak didokumentasikan dengan baik, tidak ada bukti yang mendukung untuk kegiatan audit yang telah dilakukan akuntan Christian Wolff.
Dapat disimpulkan bahwa Christian Wolff telah melanggar kode etik akuntan eksternal yakni Standar Teknis.
2. Apakah menurut anda Dana Cummings (Anna Kendrick) telah bertindak secara etis dalam melakukan pekerjaannya sebagai akuntan junior di perusahaan Living Robotics?
Jawab :
Etis.
Dana Cummings sebagai akuntan yunior pada perusahaan Living Robotics telah memberikan data yang diperlukan untuk proses audit dengan sebaik-baiknya. Ia mempersiapkan laporan keuangan selama 15 tahun sampai begadang. Ia menawarkan diri untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh akuntan Christian Wolff meskipun dalam dalam film tersebut akuntan tidak bertanya apapun kepada Dana Cummings. Dapat disimpulkan bahaw Dana Cummings telah menjalankan kode etik akuntan yakni Tanggung Jawab Profesi, Kepentingan Publik, Integritas, Objektivitas, Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional, Kerahasiaan, Perilaku Profisional dan Standar Teknis.
3. Apakah menurut anda Lamar Blackburn (John Lithgow) telah bertindak secara etis dalam menjalankan perusahaan Living Robotics?
Jawab :
Tidak Etis.
Hal ini dapat dilihat dari beberapa hal yaitu :
a. Menggelapkan uang perusahaan sebesar 61.979.000 dolar.
Lamar Blackborn menggelapkan uang 61.979.000 dolar milik perusahaan Living Robotics yang digunakan untuk keperluan diluar perusahaan. Uang tersebut digelapkan dengan alasan digunakan untuk keperluan neuroprostetik dan nanoteknologi. Uang tersebut dialihkan ke perusahaan-perusahaan yang tidak jelas keberadaannya.
b. Meminta audit eksternal untuk memastikan laporan tersebut aman sebelum dijual ke publik.
Kebocoran uang yang pertama kali ditemukan oleh Dana Cummings membuat Lamar Blackburn menyewa jasa akuntan eksternal Christian Wolff untuk memastikan bahwa laporan tersebut sudah “baik” sebelum nantinya dijual kepada calon investor. Lamar Blackburn yang telah melakukan kecurangan tersebut dan ingin tetap mendapatkan dana dari investor dengan berusaha membuat laporan keuangan Living Robotics terlihat wajar.
c. Merencanakan pembunuhan kepada orang-orang yang mengetahui kasus tersebut.
Lamar Blackburn menjadi otak pembunuhan adik perempuannya yakni Rita Blackburn dan Ed Chilton yang merupakan para pimpinan Living Robotics. Keduanya dibunuh dengan tujuan untuk menghilangkan jejak dan kasus kebocoran keuangan tidak tersebarluaskan. Selain membunuh Rita Blackburn dan Ed Chilton, Lamar Blackburn juga berencana membunuh akuntan Christian Wolff dan akuntan yunior Dana Cummings. Tujuannya sama, yaitu untuk menghilangkan jejak atas ditemukannya kecurangan dan agar kasus ini tidak tersebarluaskan.
4. Kasus apa yang ditemukan Christian Wolff pada perusahaan Living Robotics? Berikan tanggapan anda mengenai kasus ini.
Jawab :
Kasus yang ditemukan Christian Wolff pada perusahaan Living Robotics adalah kebocoran uang.
Terdapat sejumlah 61.979.000 dolar uang yang hilang di perusahaan Living Robotics dan diketahui telah dialihkan ke perusahaan-perusahaan yang “tidak ada”. Otak dari kasus ini adalah si pemilik yakni Lamar Blackburn. Meskipun telah terjadi kebocoran keuangan pada perusahaan, si pemilik tetap ingin laporan keuangannya terlihat wajar agar para calon investor tertarik berinvestasi pada Living Robotics.
Tanggapan mengenai kasus ini :
Pada kasus ini terdapat beberapa kesalahan yang telah dilakukan oleh Living Robotics dan Christian Wolff. Untuk itu terdapat beberapa saran yang yang dapat memperbaiki dan mengantisipasi agar kasus serupa tidak terjadi kembali. Saran-saran tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pengendalian internal
Agar kasus serupa tidak terjadi lagi, perusahaan harus memperbaiki pengendalian internal perusahaan dengan mengganti orang-orang didalamnya dengan orang-orang yang bersih. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan yang diakibatkan tidak jujurnya orang-orang dalam perusahaan itu sendiri. Selain mengganti orang-orangnya, pihak perusahaan juga sebaiknya merubah sistem manajemen perusahaan dengan sistem yang lebih baik.
2. Akuntan Publik Berbadan Hukum
Dalam film tersebut terjadi pemutusan penugasan secara sepihak ketika proses audit tengah berlangsung. Jika akuntan publik tersebut sudah berbadan hukum maka akuntan tersebut bisa mendapat perlindungan dari pemerintah dan jika ada pemutusan penugasan secara sepihak seperti kasus diatas, maka pihak akuntan dapat menuntut balik karena sudah menyalahi aturan dari awal.
3. Menyiapkan kontrak kerja sama dan dokumentasi.
Dalam film tersebut tidak dijelaskan adanya penandatanganan kontrak kerja sama anta Living Robotics dengan Christian Wolff. Setiap adanya kegiatan audit eksternal, seharusnya ada kontrak kerja sama agar dapat diketahui hal-hal apa saja yang akan dilakukan, berapa lama waktu yang dibutuhkan, berapa biaya yang diperlukan dan telah disepakati oleh kedua belah pihak. Selain kontrak kerja sama, akuntan juga harus menyiapkan dokumentasi terkait audit yang telah dilaksanakan sekecil apapun kegiatannya. Hal ini dimaksudkan agar setiap data yang disampaikan oleh akuntan terdapat bukti jelas yang mendukungnya.
Untuk lebih jelasnya, ininih trailer Film The Accountant 2016.
Langsung saja, berikut analisa Film The Accountant menurut penulis.
1. Apakah menurut anda Christian Wolff (Ben Affleck) telah bertindak etis dalam melakukan pekerjaannya sebagai akuntan?
Jawab:
Akuntan Christian Wolff (Ben Affleck) bisa dikategorikan etis dan tidak etis berdasarkan beberapa sudut pandang. Berikut penjelasannya.
Etis.
Hal ini jika dilihat dari beberapa hal yaitu :
a. Akuntan Christian Wolff saat melakukan wawancara dengan pihak Living Robotics.
Akuntan Christian Wolff tidak terpengaruh dengan Ed Chilton (CFO Living Robotics) yang berkata bahwa “jika kau melihat catatan ini, kau akan lari. Kami memiliki sistem akuntansi yang rumit, jadwal depresiasi atas ratusan barang yang berbeda, karyawan penuh dan kontrak, bahkan ini rahasia departemen pertahanan. Itu angka yang sangat banyak.”. Ed Chilton menakut-nakuti Akuntan Christian Wolff dengan menunjukkan betapa sulitnya proses audit yang akan dilakukan nantinya, tetapi Akuntan Christian Wolff tidak terpengaruh dengan kata-kata tersebut dan tetap akan melakukan audit bahkan meminta data yang lebih banyak, yakni dari data 10 tahun berubah menjadi data selama 15 tahun.
b. Akuntan Christian Wolff saat mengaudit.
Dia sangat independen dan benar-benar melaporkan hasil sesuai dengan temuannya. Akuntan Christian Wolff mengaudit laporan keuangan Living Robotics dengan sangat baik dan teliti.
c. Akuntan Christian Wolff saat ingin menyelesaikan pekerjaannya.
Pada saat proses audit berlangsung, pihak Living Robotics menghentikan proses audit secara sepihak sementara proses audit belum sepenuhnya selesai dilakukan oleh Akuntan Christian Wolff. Pihak Living Robotics tiba-tiba menghapus semua hasil kalkulasi Akuntan Christian Wolff di dinding dan menbereskan berkas-berkas yang tengah di audit. Sebagai seorang akuntan yang baik, Christian Wolff meminta kepada Lamar Blackburn (Pemilik Living Robotics) untuk tetap menyelesaikan proses audit walaupun hasilnya tetap dihentikan.
d. Akuntan Christian Wolff yang tidak membawa urusan pribadi dalam pekerjaannya.
Walaupun Akuntan Christian Wolff telah jatuh cinta pada Dana Cummings (Akuntan Yunior), proses sudit tetap ia laksanakan dengan baik dan independen.
e. Akuntan Christian Wolff menjaga kerahasiaan kliennya.
Kasus yang ditemukan oleh Akuntan Christian Wolff tidak membuat Christian Wolff semena-mena menyebarkan rahasia Living Robotics. Akuntan Christian Wolff tetap menjaga rahasia kliennya demi menjaga kode etik akuntan eksternal.
Dapat disimpulkan bahwa Christian Wolff telah menjalankan kode etik akuntan eksternal yakni Tanggung Jawab Profesi, Kepentingan Publik, Objektivitas, Integritas, Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional dan Kerahasiaan.
Tidak Etis.
Hal ini jika dilihat dari beberapa hal antara laian :
a. Akuntan Christian Wolff menyembunyikan identitasnya.
Sebagai seorang akuntan, Christian Wolff menyembunyikan identitasnya dengan berbagai nama samaran yaitu Carl Friedrich Gauss dan Lewis Carroll. Hal ini tidak etis karena seharusnya seorang akuntan tidak menyembunyikan identitasnya.
b. Audit Planning yang tidak dilakukan dengan maksimal.
Dalam cuplikan film tersebut akuntan Christian Wolff sudah mengaudit laporan keuangan selama 15 tahun dengan sangat baik, tetapi dalam cuplikan tersebut tidak dipaparkan audit planning yang dibuat oleh akuntan Christian Wolff.
c. Dokumentasi yang mendukung hasil audit tersebut tidak lengkap.
Audit tersebut telah dilakukan dengan benar, tetapi dokumen yang mendukung hasil audit tersebut tidak lengkap. Akuntan Christian Wolff sudah melakukan audit laporan keuangan selama 15 tahun dengan baik dan sudah menemukan kesalahan-kesalahan apa saja yang mencurigakan. Dalam cuplikas film tersebut akuntan Christian Wolff melakukan perhitungan di dinding kaca dan papan tulis yang kemudian dihapus oleh petugas kebersihan Living Robotics sebelum kalkulasi tersebut didokumentasikan. Dari hasil audit yang tidak didokumentasikan dengan baik, tidak ada bukti yang mendukung untuk kegiatan audit yang telah dilakukan akuntan Christian Wolff.
Dapat disimpulkan bahwa Christian Wolff telah melanggar kode etik akuntan eksternal yakni Standar Teknis.
2. Apakah menurut anda Dana Cummings (Anna Kendrick) telah bertindak secara etis dalam melakukan pekerjaannya sebagai akuntan junior di perusahaan Living Robotics?
Jawab :
Etis.
Dana Cummings sebagai akuntan yunior pada perusahaan Living Robotics telah memberikan data yang diperlukan untuk proses audit dengan sebaik-baiknya. Ia mempersiapkan laporan keuangan selama 15 tahun sampai begadang. Ia menawarkan diri untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh akuntan Christian Wolff meskipun dalam dalam film tersebut akuntan tidak bertanya apapun kepada Dana Cummings. Dapat disimpulkan bahaw Dana Cummings telah menjalankan kode etik akuntan yakni Tanggung Jawab Profesi, Kepentingan Publik, Integritas, Objektivitas, Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional, Kerahasiaan, Perilaku Profisional dan Standar Teknis.
3. Apakah menurut anda Lamar Blackburn (John Lithgow) telah bertindak secara etis dalam menjalankan perusahaan Living Robotics?
Jawab :
Tidak Etis.
Hal ini dapat dilihat dari beberapa hal yaitu :
a. Menggelapkan uang perusahaan sebesar 61.979.000 dolar.
Lamar Blackborn menggelapkan uang 61.979.000 dolar milik perusahaan Living Robotics yang digunakan untuk keperluan diluar perusahaan. Uang tersebut digelapkan dengan alasan digunakan untuk keperluan neuroprostetik dan nanoteknologi. Uang tersebut dialihkan ke perusahaan-perusahaan yang tidak jelas keberadaannya.
b. Meminta audit eksternal untuk memastikan laporan tersebut aman sebelum dijual ke publik.
Kebocoran uang yang pertama kali ditemukan oleh Dana Cummings membuat Lamar Blackburn menyewa jasa akuntan eksternal Christian Wolff untuk memastikan bahwa laporan tersebut sudah “baik” sebelum nantinya dijual kepada calon investor. Lamar Blackburn yang telah melakukan kecurangan tersebut dan ingin tetap mendapatkan dana dari investor dengan berusaha membuat laporan keuangan Living Robotics terlihat wajar.
c. Merencanakan pembunuhan kepada orang-orang yang mengetahui kasus tersebut.
Lamar Blackburn menjadi otak pembunuhan adik perempuannya yakni Rita Blackburn dan Ed Chilton yang merupakan para pimpinan Living Robotics. Keduanya dibunuh dengan tujuan untuk menghilangkan jejak dan kasus kebocoran keuangan tidak tersebarluaskan. Selain membunuh Rita Blackburn dan Ed Chilton, Lamar Blackburn juga berencana membunuh akuntan Christian Wolff dan akuntan yunior Dana Cummings. Tujuannya sama, yaitu untuk menghilangkan jejak atas ditemukannya kecurangan dan agar kasus ini tidak tersebarluaskan.
4. Kasus apa yang ditemukan Christian Wolff pada perusahaan Living Robotics? Berikan tanggapan anda mengenai kasus ini.
Jawab :
Kasus yang ditemukan Christian Wolff pada perusahaan Living Robotics adalah kebocoran uang.
Terdapat sejumlah 61.979.000 dolar uang yang hilang di perusahaan Living Robotics dan diketahui telah dialihkan ke perusahaan-perusahaan yang “tidak ada”. Otak dari kasus ini adalah si pemilik yakni Lamar Blackburn. Meskipun telah terjadi kebocoran keuangan pada perusahaan, si pemilik tetap ingin laporan keuangannya terlihat wajar agar para calon investor tertarik berinvestasi pada Living Robotics.
Tanggapan mengenai kasus ini :
Pada kasus ini terdapat beberapa kesalahan yang telah dilakukan oleh Living Robotics dan Christian Wolff. Untuk itu terdapat beberapa saran yang yang dapat memperbaiki dan mengantisipasi agar kasus serupa tidak terjadi kembali. Saran-saran tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pengendalian internal
Agar kasus serupa tidak terjadi lagi, perusahaan harus memperbaiki pengendalian internal perusahaan dengan mengganti orang-orang didalamnya dengan orang-orang yang bersih. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan yang diakibatkan tidak jujurnya orang-orang dalam perusahaan itu sendiri. Selain mengganti orang-orangnya, pihak perusahaan juga sebaiknya merubah sistem manajemen perusahaan dengan sistem yang lebih baik.
2. Akuntan Publik Berbadan Hukum
Dalam film tersebut terjadi pemutusan penugasan secara sepihak ketika proses audit tengah berlangsung. Jika akuntan publik tersebut sudah berbadan hukum maka akuntan tersebut bisa mendapat perlindungan dari pemerintah dan jika ada pemutusan penugasan secara sepihak seperti kasus diatas, maka pihak akuntan dapat menuntut balik karena sudah menyalahi aturan dari awal.
3. Menyiapkan kontrak kerja sama dan dokumentasi.
Dalam film tersebut tidak dijelaskan adanya penandatanganan kontrak kerja sama anta Living Robotics dengan Christian Wolff. Setiap adanya kegiatan audit eksternal, seharusnya ada kontrak kerja sama agar dapat diketahui hal-hal apa saja yang akan dilakukan, berapa lama waktu yang dibutuhkan, berapa biaya yang diperlukan dan telah disepakati oleh kedua belah pihak. Selain kontrak kerja sama, akuntan juga harus menyiapkan dokumentasi terkait audit yang telah dilaksanakan sekecil apapun kegiatannya. Hal ini dimaksudkan agar setiap data yang disampaikan oleh akuntan terdapat bukti jelas yang mendukungnya.
Untuk lebih jelasnya, ininih trailer Film The Accountant 2016.
Demikian sedikit info tentang analisa film The Accountant. Semoga bermanfaat ^_^
Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/The_Accountant_(film)
https://www.youtube.com/watch?v=aNGhnNMSopI